Otomotifnet.com - Banyak pemudik memilih perjalanan malam hari dengan alasan lalu lintas yang lebih lengang serta menjaga kondisi fisik saat berpuasa.
Namun, di balik kenyamanan suhu udara yang sejuk, berkendara malam menyimpan risiko fatal jika pengemudi tidak memahami batasan teknologi lampu kendaraannya.
Berikut adalah panduan teknis agar perjalanan malam Anda tetap aman:
1. Bahaya Tersembunyi: Overdriving Your Headlights
Istilah overdriving your headlights merujuk pada kondisi di mana kecepatan kendaraan melampaui daya pancar lampu utama.
Secara sederhana, Anda melaju begitu cepat sehingga saat lampu menyorot sebuah rintangan, jarak pengereman yang Anda butuhkan sudah lebih panjang dari jarak pandang yang tersedia.
Mari kita bedah secara matematis:
-
Skenario Aman (70 km/jam): Dengan daya sorot lampu sejauh 45 meter, mobil membutuhkan jarak sekitar 40 meter untuk berhenti total saat rem mendadak. Anda masih memiliki sisa jarak aman 5 meter sebelum menabrak objek.
-
Skenario Bahaya (80 km/jam): Meski daya sorot lampu tetap 45 meter, kecepatan yang lebih tinggi membuat jarak pengereman membengkak menjadi 60 meter. Artinya, saat mata melihat rintangan, tabrakan sudah tidak terhindarkan karena mobil baru bisa berhenti 15 meter setelah melewati titik objek tersebut.
2. Penggunaan High Beam (Lampu Jauh)
Menggunakan lampu jauh memang menambah jarak pandang, namun ini bukanlah solusi absolut.
Penggunaan lampu jauh yang tidak tepat dapat menyebabkan Snow Blindness (kebutaan sesaat) bagi pengemudi dari arah berlawanan.
Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa memicu kecelakaan beruntun akibat hilangnya orientasi visual secara mendadak.
Baca Juga: 7 Tips Atasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik, Nomor 6 Paling Penting!
Baca Juga: Jangan SampaI Ban Robek di Jalan Tol, Cegah dengan Lakukan Ini
Baca Juga: Jelang Nataru, Ini 7 Tips Hindari Kecelakaan Motor Akibat Rem Blong
Baca Juga: Waspada, Masalah AC Ini Bisa Bikin Mobil Overheat Saat Mudik
3. Etika dan Mitigasi Gangguan Cahaya
Jika Anda menghadapi pengemudi lawan arah yang menyalakan lampu jauh secara terus-menerus, lakukan langkah mitigasi berikut:
-
Alihkan Pandangan: Jangan menatap langsung ke arah lampu lawan. Geser pandangan sedikit ke arah kiri (ke bahu jalan atau marka jalan sebelah kiri) sebagai patokan posisi mobil Anda.
-
Picingkan Mata: Memicingkan mata sedikit miring dapat membantu mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke retina, sehingga efek silau tidak terlalu ekstrem.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR