Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kijang Innova Pelat Merah H 1840 XG Tepergok Curang, Terekam Video di SPBU Semarang

Irsyaad W - Selasa, 23 April 2024 | 18:00 WIB
Toyota Kijang Innova pelat merah H 1840 XG tepergok isi Pertalite di SPBU Srondol, Banyumanik kota Semarang
IG/@beritasemaranghariini
Toyota Kijang Innova pelat merah H 1840 XG tepergok isi Pertalite di SPBU Srondol, Banyumanik kota Semarang

Otomotifnet.com - Sebuah video memperlihatkan kecurangan Toyota Kijang Innova Pelat Merah H 1840 XG.

Disebutkan, aksi curang itu terekam di SPBU Srondol, Banyumanik, kota Semarang, Jawa Tengah.

Kecurangan yang dilakukan yakni diduga beli Pertalite yang notabene BBM bersubsidi.

Keterangan dalam video tersebut, disebutkan peristiwa terjadi pada Minggu (21/4/24).

"Mobil pemerintah, plat merah. Isi pertalite," kata perekam dalam video tersebut.

"Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan kendaraan dinas milik pemerintahan yakni Kijang Innova bernopol H 1840 XG kedapatan membeli BBM berjenis pertalite yang notabene BBM subsidi di SPBU Pertamina 41.502.20 Srondol, Jalan Setia Budi, Banyumanik, Kota Semarang pada Minggu (21/04/2024)." isi narasi dalam caption.

Jika melihat dari atutan yang berlaku, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, mobil dinas dilarang membeli BBM yang bersubdi.

yaaah..semoga kejadian ini tidak diulangi lagi, wes tuku ra gelem medun sisan

Berdasarkan penelusuran, mobil pelat merah tersebut masih aktif dan tercatat di Samsat II Semarang dengan bahan bakar bensin.

Menanggapi video tersebut, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengaku sudah mengecek Kijang Innova pelat merah tersebut.

Dia menegaskan Kijang Innova dinas yang viral di media sosial tersebut bukan milik Pemerintah Kota Semarang.

"Bukan mobil Dinas Pemkot (Pemerintah Kota Semarang)," jelas Iswar kepada kompas.com, Senin (22/4/2024).

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengimbau agar mobil pelat merah menggunakan Pertamax atau Pertamax Turbo.

"Karena Pertalite ada unsur penggunaan anggaran negara untuk selisih harga jual dan harga pasarnya, kami mengimbau mobil jenis pelat merah untuk menggunakan Pertamax dan Pertamax Turbo," kata dia.

Baca Juga: Tunggu Beberapa Detik, Kijang Innova Ini Pakai Pelat Nomor Merah dan Hitam Saat Beli Bensin

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa