Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Begini Karakter Perfoma Mesin Wuling Alvez EX Saat Digeber Di Trek Lurus

Andhika Arthawijaya - Kamis, 30 Maret 2023 | 23:00 WIB
Wuling Alvez EX saat dijajal performa akselerasi di trek lurus di kawasan GBK, Senayan, Jakarta (30/3/2023)
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Wuling Alvez EX saat dijajal performa akselerasi di trek lurus di kawasan GBK, Senayan, Jakarta (30/3/2023)

Interior Wuling Alvez EX
Yusuf/Otomotifnet
Interior Wuling Alvez EX

Ia sudah dilengkapi teknologi semi otonom ADAS (Advanced Driver Assist System) seperti di Wuling Almaz.

Dimana dalam ADAS ini terdapat fitur Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assistance, Intelligent Cruise Assistance, Lane Keeping Assist, Autonomous Emergency Braking, dan masih banyak lagi.

Kemudian ia juga sudah dijejali fitur andalan Wuling, yakni voice command berbahasa Indonesia (Wuling Indonesian Command/ WIND), Remote Control App, dan Internet of Vehicle.

Pokoknya mirip deh seperti di Wuling Almaz, makanya Alvez kerap dijuluki sebagai baby Almaz.

Baca Juga: Begini Rasa Berkendara Wuling Alvez Tipe Tertinggi, Tak Mengecewakan

Wuling Alvez EX dibanderol Rp 295 juta on the road Jakarta
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Wuling Alvez EX dibanderol Rp 295 juta on the road Jakarta

Oke, tanpa berlama-lama kami pun segera tancap gas dari parkiran mobil dekat JCC, menuju ke jalan di dalam lingkungan GBK yang sudah diatur panitia.

Di sana terdapat spot trek lurus, tikungan 90 derajat, hingga U turn.

Jalurnya sih tidak begitu panjang, total hanya sekitar 2 km utuk satu kali putaran, namun cukup untuk mengetahui karekater dari performa akselerasinya.

"Pada tipe EX ini juga sudah ada sunroof dan fitur ADAS. Kalau tipe di bawahnya enggak dapat," papar Danang.

Wuling Alvez EX saat dijajal manuver di tikungan
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Wuling Alvez EX saat dijajal manuver di tikungan

Nah, saat di lintasan lurus yang Panjang kurang lebih sekitar 200 meteran, kami coba gas pol mobil ini dari kondisi diam.

Hemm.. ternyata saat akselerasi awal atau di putaran bawah, tarikannya kami rasakan cenderung smooth alias kurang mengentak.

Tapi begitu putaran mesin masuk kira-kira di 3.000 rpm ke atas, baru deh akselerasi mobil mulai terasa lebih ‘mengentak’.

Hal itu diakui pula Danang, “Memang karakter akselerasinya di putaran bawah agak smooth, baru terasa di tengah ke atas,” tukasnya.

Baca Juga: Beda Tiga Varian Wuling Alvez, Tipe Termurah Dapat Fitur Ini

Mungkin saja hal itu karena settingan rasio bukaan puli CVT-nya sengaja dibuat demikian.

Atau bisa juga karena settingan mesin Euro 4 memang cenderung “serba dicekik” di rpm bawah agar lebih efisien dan emisi gas buang lebih ramah.

Namun meski karakternya smooth di tarikan awal, tidak membuat Low SUV 5-seater terbaru Wuling ini rawan dipakai di tanjakan saat kabin terisi beban lebih.

Buktinya ketika kami coba mendaki di tanjakan yang ada di parkiran gedung dekat Jakarta Convention Center (JCC) dalam kondisi kabin terisi 4 penumpang dewasa, mobil mampu melaju dengan baik tanpa hambatan.

Hemm.. untuk pembuktian yang lebih dalam lagi soal performa dan efisiensi bahan bakar dari mesinnya, tunggu saja sesi test drive terpisah dari kami ya!

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa